Hasil Referendum Brexit (British Exit), Inggris Keluar dari Uni Eropa

klg asli

berhasil

Hasil Referendum Brexit (British Exit) Inggris Keluar dari Uni Eropa

Wartainfo.com - Warga Inggris sudah memilih untuk keluar dari Uni Eropa dalam referendum bersejarah yang digelar Kamis, 24 Juni 2016. Telegraph sudah melansir hasil akhir penghitungan referendum Britain Exit atau Brexit terkait posisi Inggris di Uni Eropa. Hasil akhirnya, Inggris akan mengucapkan selamat tinggal pada Eropa.

Data yang diupdate terakhir pada pukul 07.01, Jumat (24/6/2016) waktu setempat mencatat, kubu yang ingin meninggalkan Uni Eropa menang dengan perolehan 51,9 persen. Sedangkan sisanya, kubu yang tetap bertahan di Uni Eropa sebanyak 48,1 persen. BBC pun mencatat angka yang sama, dengan perbandingan angka 17,410,742 memilih keluar Uni Eropa dan 16,141,241 bertahan.

Hasil resmi akhir referendum ini akan diumumkan Manchester Town Hall, Inggris bagian utara. Lembaga resmi yang akan mengumumkannya adalah Komisi Pemilihan di Inggris. Sampai saat ini, pengumuman resmi belum disampaikan. Namun media-media yang melakukan penghitungan mengklaim data-datanya bisa dipertanggungjawabkan.

Di berbagai rumah di dalam kota London, banyak yang memajang plakat bertuliskan “I’m in” yang artinya mereka ingin Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa. Sedangkan di luar kota London, kata “No” atau memilih keluar dari Uni Eropa agaknya lebih mendominasi.

Gambar Pics Hasil Referendum Vote British Exit (Brexit) Inggris Resmi Keluar dari Uni Eropa

Pemungutan suara digelar di 380 wilayah yang ada di seluruh Inggris, Wales dan Skotlandia. Ditambah dua wilayah yang ada di Irlandia Utara dan juga Gibraltar yang terletak di pantai selatan Spanyol. Dengan demikian, total ada 382 area pemungutan suara, yang masing-masing mengumumkan hasilnya secara bertahap.

Ada 33.568.184 orang yang mengikuti pemilihan ini, dari total sebanyak 46.500.001 orang yang terdaftar sebelumnya. Dengan demikian, tingkat kehadiran di referendum sebanyak 72,2 persen.

Meski hasil akhir belum resmi diumumkan, namun dampak referendum sudah terasa di berbagai belahan dunia. Pasar saham global berguguran dan memberi sentimen negatif ke pasar saham di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok 2,28% setara 110,942 poin ke level 4.763,367. Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/6/2016, pasar saham Asia juga kena imbasnya. Semuanya kompak bergerak di zona merah.

Indeks Nikkei 225 jatuh 1.291,63 poin (-7,95%) ke level 14.946,72.
Indeks Hang Seng amblas 974,22 poin (-4,67%) ke level 19.894,12.
Indeks Komposit Shanghai anjlok 34,38 poin (-1,19% ) ke level 2.857,58.
Indeks Straits Times berkurang 71,36 poin (-2,55%) ke level 2.722,49.

Hasil dari referendum Brexit ini juga membuat PM Inggris David Cameron mengundurkan diri. "Saya pikir tidak akan tepat bagi saya untuk menjadi kapten yang membawa negara kita pada tujuan berikutnya," ucap PM Cameron kepada wartawan di luar kantornya di Downing Street, London, seperti dilansir Reuters.

Inggris merupakan negara pertama yang keluar dari Uni Eropa. Keputusan Inggris ini juga membuat sejumlah politikus Eropa terkejut.

Inggris sendiri bergabung dengan Uni Eropa sejak tahun 1973 silam. Namun pada praktiknya, banyak yang merasakan manfaat Uni Eropa tidak banyak bagi Inggris dan Uni Eropa malah dianggap membebani Inggris.

Referendum semacam ini pernah digelar pada tahun 1975 dan hasilnya memutuskan Inggris tetap di Uni Eropa. Untuk referendum tahun ini, Perdana Menteri David Cameron telah berjanji akan menggelar referendum jika dia memenangi pemilu tahun 2015 lalu, yang merupakan periode keduanya sebagai PM Inggris.

Category: Berita Peristiwa, Dunia, Internasional
Jayabet