Vaksin Palsu Untuk Anak Balita di Bekasi, Waspadalah!

klg asli

berhasil

Beredar Vaksin Palsu Untuk Balita di Bekasi

Wartainfo.com - Temuan pabrik vaksin palsu yang dikemas dengan botol bekas di Tangerang, Banten, telah memunculkan ketakutan di kalangan para orangtua yang akan mengimunisasi anak-anaknya.

Sindikat pembuat dan pengedar vaksin palsu untuk balita diungkap Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Dari sembilan pelaku, terdapat pasutri atau pasangan suami istri, yakni Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina.

Rabu, 22 Juni 2016 malam, sepulang melaksanakan ibadah salat tarawih, warga di perumahan Kemang Regency, Bekasi TImur, Kota Bekasi, Jawa Barat, dibuat heboh dengan adanya penangkapan sepasang suami istri di perumahan elite tersebut.

Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, pasangan suami istri itu diringkus oleh Tim Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri. Ia ditangkap lantaran terlibat sindikat pemalsu vaksin balita.

Komandan Regu Satpam Perumahan Kemang Regency, Eko Supriyanto, menceritakan detik-detik penggerebekan, yang dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya, polisi datang beriringan menggunakan empat mobil besar berwarna hitam. Di antara kendaraan itu mengangkut para pelaku lain, yang lebih dulu ditangkap.

"Permisi, pak, mohon ikut untuk kehadiran dan pengawalannya, pak," ujar Eko, menirukan ucapan polisi yang berpakaian sipil menjelang penggerebekan, seperti dikutip dari liputan6.com, Minggu, 26 Juni 2016.

"Lalu, saya tanya. Ada apa ya, pak?" kata Eko. "Sudah ikut saja, nanti kamu tahu sendiri kok," ucap si polisi. Awalnya, kata Eko, Rita sempat mengelak dan melawan, jika dirinya dituduh memproduksi vaksin ilegal.

Namun, ada sebuah kejadian saat penggerebekan. Saat petugas hendak menggerebek rumah pasutri tersebut, rupanya polisi salah rumah.

"Kebetulan nama pelaku yang Rita sama dengan tetangganya itu. Udah gitu, kan saat penggerebekan polisi ikut ngebawa pelaku lain, yang bekerja sebagai kurir," kata Eko.

"Nah, kurirnya itu sempat salah tunjuk, nunjuknya ke rumah tetangga. Maklum, waktu itu juga sudah malam," dia menambahkan. Namun, Kesalahpahaman itu tak berlangsung lama. Sebab, tetangga yang juga bernama Rita itu memaklumi kesalahan polisi.

"Enggak lama, si kurir (belakangan diketahui berinisial SH, sebagai kurir dan produsen) menunjuk rumah lain. Rumah kedua itu, ya rumah Bu Rita dan Pak Hidayat," papar Eko.

Foto Facebook Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina Suami Istri Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu di Bekasi

Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, Pasangan Suami Istri Pembuat dan Pengedar Vaksin Palsu untuk anak-anak di Bekasi [Foto Facebook]

Dalam penggerebekan itulah, polisi akhirnya menemukan ribuan botol obat yang diduga sebagai vaksin palsu. Tak hanya itu, penyidik juga mendapatkan sebuah alat pembuat kemasan.

Awalnya, kata Eko, Rita sempat mengelak dan melawan, jika dirinya dituduh memproduksi vaksin ilegal. "Katanya, bapak jangan macem-macem ya, bisa aja bapak yang taruh itu di gudang."

"Terus enggak lama, polisinya bilang, 'kita ini profesional, Bu. Kita masuk dengan tangan kosong, dan hanya membawa surat penangkapan ini'," kata Eko, menirukan ucapan Rita.

Namun, Rita tak bisa berkilah lagi. Ia bungkam, saat petugas kembali menemukan ribuan botol vaksin palsu yang ia simpan dalam tempat ibadah dan kamar pribadinya.

"Barang bukti yang pertama ketemu itu di gudang. Bentuknya obat-obat cairan, yang berwarna putih. Kayak air infus. Setelah itu, petugas dapat lagi di dalam tempat ibadah dan kamar pribadinya. Nah, di situ udah dalam bal-balan kardus (siap edar)," Eko memaparkan.

Category: Berita Peristiwa, NewsTags:
obat viagra

Jayabet