Alasan Mengapa Saat Sedang Berciuman Orang Pejamkan Mata

klg asli

berhasil

Gambar Foto Hot Ciuman Bibir Romantis Artis Korea Playfull Kiss Scene

Wartainfo.com - Berciuman adalah perbuatan atau tindakan untuk menyatakan banyak perasaan kepada orang yang dikasihi. Bisa itu pernyataan cinta, gairah, kasih sayang, rasa hormat, salam maupun persahabatan.

Banyak negara di dunia yang menerapkan tradisi ini dengan cara yang berbeda-beda. Namun di masa modern sekarang ini, berciuman lebih banyak ditunjukkan sebagai perasaan cinta atau hasrat yang dilakukan oleh pasangan dengan saling bersentuhan bibir.

Umumnya, pasangan kekasih memejamkan kedua mata ketika sedang berciuman. Gerakan dan bahasa tubuh itu mengalir natural pada banyak pria dan wanita di dunia. Tapi pernahkah kita bertanya-tanya, mengapa saat itu terjadi masing-masing pasangan secara reflek akan memejamkan mata?

Ya, ternyata ini merupakan hal penting. Sebab, menurut para ilmuwan, jika Anda menutup mata saat berciuman dengan pasangan, maka akan membuat Anda lebih mudah berkonsentrasi terhadap ciuman itu saja.

Seorang peneliti dari Royal Holloway, University of London (RHU), mempelajari bagaimana rangsangan visual yang mengganggu indra. Untuk penelitian ini, 16 relawan melakukan tugas dengan berbagai tingkat kesulitan.

Pada saat yang sama, mereka harus bereaksi terhadap getaran singkat yang diterapkan pada tangan kanan atau kiri mereka. Hasilnya, ternyata mereka tidak bisa berkonsentrasi pada dual hal yang dilakukan dalam waktu bersamaan.

"Kita sudah mengetahui bahwa peningkatan tuntutan dari stimuli visual bisa mengurangi kemampuan kita untuk mendeteksi stimuli visual dan auditori lainnya," kata penulis studi ini, Dr Sandra Murphy, seorang rekan penelitian psikologi paska sarjana di RHU.

Lihat juga:

Penelitian tersebut pun meluas ke indera peraba. Mereka memang tidak secara langsung meminta responden untuk berciuman, tetapi hal ini menunjukkan alasan mengapa kita menutup mata saat melakukannya. Sebab, menurut penelitian ini, orang yang menutup mata bisa meningkatkan kesadarannya atau lebih berkonsentrasi.

Dalton dan Murphy yang mempublikasikan penelitiannya di Journal of Experimental Psychology Human Perception and Performance, mengungkapkan, jika saat berciuman sulit bagi otak untuk fokus terhadap indera yang lain. Ketika membuka mata dan mendapat rangsangan visual, maka fokus otak akan berubah drastis.

Pandangan akan mengalihkan perasaan yang timbul dari ciuman sehingga mengganggu konsentrasi perasaan yang nyaman dan sedang menikmati berbagai hal yang tercipta dari ciuman.

Berikut ini rangkuman beberapa alasan mengapa seseorang menutup mata saat berciuman.

  • Seseorang akan menutup mata sebagai gerakan reflek untuk mengurangi tekanan emosional yang kuat, yang sering terjadi saat seseorang berciuman.
  • Saat mata tertutup, maka indra tubuh yang lain bekerja lebih baik, terutama indra peraba. Sehingga tidak heran jika menutup mata akan memberi sensasi lebih baik ketimbang berciuman dengan mata terbuka.
  • Sentuhan adalah alat komunikasi yang menunjukkan keintiman, sehingga seseorang tidak perlu melihat kedekatan secara visual, karena sentuhan sudah membuktikan kedekatan dan keintiman itu. Jadi tanpa melihatnya, Anda tahu dia ada di dekat Anda. Semakin dekat dan dekat dengan ciuman itu.
  • Mata yang terjaga adalah bentuk dari perlindungan dari serangan atau gangguan. Bila Anda sengaja menutup mata, itu menunjukkan bahwa Anda merasa nyaman dan aman dengan situasi yang terjadi.
  • Beberapa orang mengatakan bahwa berciuman dengan mata tertutup membuat mereka lebih fokus dan melupakan sebentar masalah apapun yang sedang terjadi.

Jadi, kini terjawab sudah secara ilmiah, mengapa semua orang menutup mata saat sedang berciuman, bagaimana menurut pendapat sahabat wartainfo?

Category: RelationshipTags:
Jayabet