M Arsyad, Pria Penghina Jokowi Menculik dan Cabuli Anak Dibawah Umur

klg asli

berhasil
Foto M Arsyad Pria Penghina Jokowi di Facebook

M Arsyad, tukang sate Penghina Presiden Jokowi di Facebook Ditangkap Polisi Karena Kasus Penculikan dan Pencabulan Anak DIbawah Umur Berusia 10 Tahun

Wartainfo.com - Masih ingat dengan kasus M Arsyad tukang sate yang pernah ditangkap polisi karena menghina Presiden Jokowi di Facebook? pria berusia 26 tahun itu kini kembali ditangkap Bareskrim Polri atas kasus penculikan. Arsyad, yang berprofesi sebagai tukang pembuat tusuk sate diduga membawa anak perempuan usia 10 tahun dan mencabulinya di Puncak, Bogor.

Menurut Kapolres Depok AKBP Harry Kurniawan yang dikonfirmasi detikcom, Selasa (12/7/2016) Arsyad ditangkap pada Senin (11/7) malam.

"Jadi kami terima laporan ada anak usia 10 tahun diculik, diiming-imingi oleh pelaku, kemudian dibawa ke Cilodong, lalu dibawa ke Puncak," jelas Harry. Di Puncak, Arsyad kemudian hendak melakukan pencabulan. Tapi korban menangis dan memancing perhatian warga.

"Di Puncak mau dicabuli dibawa ke hotel. Kemudian korban teriak-teriak nangis, warga curiga sehingga diamankan," tegas dia. Arsyad kini ditahan di Polres Depok.

Pada 1 November 2014, M Arsyad pernah ditahan Bareskrim karena melakukan penghinaan lewat facebook. Dia mengedit gambar Jokowi dan Megawati dan gambar yang tak pantas. Tapi kemudian Arsyad dilepas polisi karena saat itu Jokowi memberi maaf.

Kronologi Penangkapan M Arsyad, Pria Penghina Jokowi yang Tersandung Kasus Penculikan Anak

Foto M Arsyad Pria Tukang Sate Penghina Presiden Jokowi di Facebook Kembali Ditangkap Polisi

Foto M Arsyad, Pria Tukang Sate yang pernah menghina Presiden Jokowi di Facebook Kembali Ditangkap Polisi karena kasus penculikan dan pencabulan anak di bawah umur

M Arsyad, pria pembuat tusuk sate pada akhir 2014 lalu pernah membuat geger. Dia mengedit foto Jokowi dan mengunggahnya di facebook. Atas ulahnya, Arsyad diciduk Bareskrim Polri. Namun kasus tak berlanjut, karena Jokowi memaafkan Arsyad.

Dan kini, Arsyad kembali berulah. Dia ditahan atas kasus penculikan anak perempuan usia 10 tahun. Tak hanya itu saja, pria berusia 26 tahun dan tinggal di Depok ini diduga berupaya menyetubuhi anak itu.

"Korban dibujuk rayu tersangka, dengan pura-pura menanyakan alamat rumah orang," jelas Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Teguh Nugroho, Selasa (12/7/2016).

Berikut kronologi kasus penculikan yang dilakukan Arsyad alias Imen:

- Minggu 10 Juli

Sekitar pukul 21.30 WIB) : Korban sedang jajan ke warung (tkp) kemudian bertemu dengan terlapor. Korban dibujuk dan dirayu diminta untuk menunjukan minimarket. Korban akhirnya mau dengan menumpang motor pelaku

Pukul 23.00 WIB : Korban sampai di Puncak dan diajak menginap di salah satu vila di Cisarua

- Senin 11 Juli

Pukul 04.00 WIB : Ayah korban melapor ke Polres Depok, anaknya yang berusia 10 tahun diculik dan dibawa seorang pria. Tim Buser PPA Polres Depok begitu melakukan penangkapan

* Di Puncak, korban yang disetubuhi pelaku menangis sehingga memancing perhatian warga. Korban kemudian diselamatkan warga dan pelaku diamankan.

* Orangtua korban melapor ke Polres Depok atas kasus penculikan

* Polisi kemudian menangkap Arsyad

"Pelaku dikenakan pidana UU Anak dan penculikan anak pasal 332 KUHP. Dilakukan pemeriksaan saksi dan tersangka dan segera dilimpahkan ke jaksa," tegas Kompol Teguh.

Category: Kriminal, NewsTags:
obat viagra

Jayabet