Teror Ledakan Bom Bunuh Diri di Mapolresta Solo

klg asli

berhasil

Foto Bom Bunuh Diri di Solo 2016

Wartainfo.com - Ledakan bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah hari Selasa (5/6) pukul 07.40 WIB. Peristiwa itu terjadi tepat di depan penjagaan pintu masuk atau ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) oleh seorang pelaku yang naik sepeda motor matik Next warna hijau bernopol AD 6136 HM.

Seorang pengendara laki-laki yang merupakan pelaku bom bunuh diri tewas dengan posisi terlentang di samping sepeda motor yang dikendarai.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Condro Kirono membenarkan bahwa ledakan bom di depan SPKT Markas Polresta Solo pada Selasa (5/7/2016) adalah serangan bom bunuh diri. Condro menjelaskan, saat itu pagi sekitar pukul 07.30 WIB, ada seseorang yang mencurigakan masuk ke halaman Mapolresta Solo.

"Pelaku mencurigakan. Anggota Polresta yang siaga mencegatnya. Dia (pelaku) berusaha berbalik arah dan meledakkan diri," kata Condro kepada Kompas TV, Selasa.

Akibat ledakan itu, pelaku tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, satu anggota polisi terluka. Condro mengatakan, ledakan tersebut terbilang kecil dan tidak memakan korban jiwa lainnya selain pelaku.

Foto Mengerikan Pelaku Bom Bunuh Diri Yang Tewas di Mapolresta Solo 2016

Foto Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolresta Solo yang tewas ditempat kejadian.

Dalam kesempatan itu, Condro mengimbau kepada warga Solo agar tenang. Sebab, tidak ada rangkaian kejadian setelah peristiwa di depan Mapolresta Solo.

"Solo sekarang sudah tenang. Tidak ada rangkaian kejadian setelah kejadian satu ini saja. Kita harapkan masyarakat tenang. Anggota Polri didukung TNI dan pemda siaga dan memberikan pengamanan," tandas Irjen Condro Kirono.

Lihat juga: Video Teror Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Nabawi Kota Madinah Arab Saudi 2016

Polisi masih melakukan olah TKP ledakan bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta. Pelaku dipastikan seorang diri, namun siapa jaringan di belakangnya akan diusut.

"Saat ini fakta pelaku seorang diri. Kita datangkan Densus 88 Mabes Polri dan tim gegana. Akan kita identifikasi (pelaku) dari jaringan mana," kata Kapolda Jawa Tengah Condro dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (5/7).

Atas kejadian ini, Condro menyatakan, pengamanan akan lebih ditingkatkan lagi. "Masjid dan lapangan tempat salat id akan disterilisasi dan penebalan anggota," ujarnya.

Sedangkan aparat yang bertugas, kata Condro, dibagi menjadi dua tim. Sepertiga menjaga markas, dan dua pertiga menjaga masyarakat.

Nur Rohman, Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolresta Solo Adalah Pelaku Bom Thamrin yang Berhasil Melarikan Diri

Foto Identitas Nama KTP Nur Rohman Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolresta Solo 2016

Foto Nama KTP Nur Rohman, Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolresta Solo 2016

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan bomber di Mapolresta Solo bernama Nur Rohman. Pria berusia 30 tahun itu merupakan salah satu pelaku bom Thamrin yang berhasil melarikan diri.

"Dugaan kita pelakunya Nur Rohman, warga Sangkrah Solo. Namun kepastiannya masih menunggu hasil tes DNA dua hari lagi," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Aula Mapolresta Solo, Selasa (5/6).

Informasi yang dihimpun merdeka.com, diketahui Nur Rohman merupakan pria kelahiran Surakarta 1 November 1985. Sesuai kartu tanda penduduk, alamat yang tertera adalah sebagai warga Sangkrah RT 01 RW 01 Pasar Kliwon, Surakarta, Solo.

Rohman merupakan salah satu jaringan Aman Abdurrahman yang lolos saat penangkapan oleh Densus 88 di Solo, 29 Desember 2015 lalu. Saat itu yang berhasil diringkus hanya Nur Hamzah dan Andika.

Setelah dilakukan pengejaran akhirnya Aman bisa ditangkap yang kini ditahan di Lapas Nusakambangan. Setelah Rohman tewas tersisa Susilo yang diduga sudah pergi ke Suriah pada Februari lalu.

Kelompok Rohman ditenggarai pernah melakukan kegiatan bongkar pasang M16 di Masjid Al Wusto Mangkunegaran, sebelah utara Polsek Banjarsari, Solo. Rohman merupakan kelompok hisbah Solo, jaringan ISIS yang juga masih satu sel dengan Syamsudin Uba kelompok Bekasi.

Badrodin menambahkan saat bom Thamrin, Jakarta Pusat, Nur Rohman berhasil melarikan diri. Saat kabur dia membawa 3 bom aktif. "Kita masih selidiki, bom yang diledakkan di Solo ini apakah bom yang pertama, kedua atau ketiga," tandasnya. (wartainfo.com)

Category: Berita Peristiwa, NasionalTags:
Jayabet