Vanessa Marcotte, Manajer Wanita Cantik Google Tewas Dibunuh

klg asli

Foto Vanessa Marcotte Bos Manager Google Tewas Meninggal Diperkosa

Wartainfo.com - Vanessa Marcotte, manajer cantik Google ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana setelah melakukan aktivitas jogging. Ia diduga dibunuh. Dikutip dari New York Post, Jumat(12 /8/2016), peristiwa tragis itu terjadi di Princeton, Massachussetts. Vanessa yang bekerja di kantor Google di New York berkunjung ke rumah orang tuanya di sana.

Tubuh wanita usia 27 tahun itu ditemukan di hutan di dekat kawasan rumah ibunya, di Princeton, Massachusetts. Saat ditemukan pada malam hari, tubuh wanita malang itu terletak setengah mil dari rumah ibunya.

Keluarganya cemas karena Vanessa tidak pulang-pulang setelah izin pergi jogging, sehingga mereka lapor polisi. Setelah melakukan pencarian, polisi berhasil menemukan Vanessa dalam keadaan sudah tak bernyawa. Polisi memastikan ia meninggal dunia karena dibunuh. Dan sang pembunuh cukup nekat karena melakukan aksi kejinya pada siang hari.

Wanita berparas cantik ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan di hutan tidak jauh dari rumah orang tuanya dan beberapa bagian tubuhnya dibakar. Polisi juga menelusuri kemungkinan dia dilecehkan secara seksual.

"Kami memiliki fakta-fakta yang mengerikan. Kami menyarankan agar warga di Princeton dan di sekitarnya meningkatkan kewaspadaan," kata Joseph Early dari kejaksaan setempat.

Foto Vanessa Marcotte Instagram Facebook Photo Bos Manager Perempuan Cantik Google Yang Meninggal Diperkosa dan DibunuhFoto Hot Seksi Berbikini Vanessa Marcotte Bos Wanita Cantik Google Meninggal Dibunuh diperkosa dan dibakar

Sang ayah, John, tentu sangat berduka atas kematian anak kesayangannya. "Aku mencarinya berjam-jam. Dia anak baik, anak yang cantik. Dia juga paling pintar di kampusnya," sebut John.

Menurut polisi, ini adalah pembunuhan pertama yang terjadi di kota tersebut setelah 30 tahun lamanya. Sejauh ini belum ada tersangka yang ditangkap, polisi masih mencari petunjuk.

Vanessa yang baru berusia 27 tahun ini diketahui bekerja sebagai Health Care Account Manager di Google area New York sejak Januari tahun lalu. Dia lulus dari Boston University pada tahun 2011 dengan pujian.

Polisi mengatakan, kematian Marcottre sejauh ini belum ada kaitan dengan kematian Karina Vetrano di Queens, kurang dari sepekan lalu. Vetrano meninggal saat dia joging di jalanan sekitar Queen pada siang hari pekan lalu. Meski terdapat kesamaan kondisi meninggalnya Vetrano dan Vanessa Marcotte itu, tapi polisi belum bisa menyimpulkan keterkaitan keduanya.

Polisi belum mengetahui apakah dua kejadian itu merupakan insiden acak. Early mengaku petugas akan menanyakan ke warga di Princeton dan sekitar area tempat kejadian perkara untuk mendalami kasus tersebut.

Sementara itu, pihak Google mengungkapkan duka yang mendalam kepada keluarga besar Vanessa. "Vanessa Marcotte adalah karyawan yang dicintai oleh banyak orang. Ia dikenal karena selalu tersenyum. Kami sangat terkejut dan sedih, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkap pernyataan resmi Google seperti dikutip dari Daily Mail.

Category: Internasional, NewsTags:
Jayabet