Lima Misteri Kutukan Makam Raja Firaun ‘Tutankhamun’ Mesir

klg asli

berhasil

Photo Misteri Kutukan Makam Raja Firaun Tutankhamun Mesir

Kutukan Makam Raja Firaun Mesir, Sejak ditemukan, mumi Tutankhamun menyandera imaji manusia: tentang peti berlapis emas dan timbunan harta karun, kisah Firaun Mesir yang bertahta di usia belia 9 tahun, juga 'kutukan' yang konon menimpa mereka yang bernyali mengusik makam dan jasadnya termasuk rumor kematian misterius para penemunya.

Penemuan makam Raja Mesir Tutankhamun di tahun 1923 dianggap sebagai salah satu penemuan arkeologi terpenting di sejarah manusia. Yang membuat banyak orang bergidik, penemuan ini kabarnya diikuti kutukan yang menimpa tim ilmuwan yang membuka makam Raja Tutankhamun.

Makam Raja Tut pertama ditemukan tahun 1922 oleh Howard Carter dan George Herbert di kawasan Lembah Para Raja, kompleks pemakaman raja mesir yang ada di tepi barat Sungai Nil. Tepatnya ada di sekitar kota Thebe atau Luxor.

Raja Tut sendiri memerintah Mesir tahun 1332-1323 sebelum masehi atau hanya selama 10 tahun. Firaun yang disebut sebagai titisan Dewa Matahari 'Ra' ini meninggal di usia 19 tahun. Dan kutukan Raja Tut bermula saat tim ilmuwan membuka peti muminya, berikut kisah lengkapnya.

1. Kematian Sponsor Penggalian Makam Raja Firaun

Foto Kutukan Makam Mayat Mumi Raja Firaun Tutankhamun Mesir Mummy

Mumi Raja Firaun Tutankhamun Mesir

Hanya 5 bulan setelah makam Tutankhamun ditemukan, Lord Carnarvon, dilaporkan meninggal. Yang membuat media saat itu heboh, detik-detik kematian Carnarvon terjadi bersamaan dengan mati lampu di seluruh kota Kairo.

Di malam yang sama dengan kematian Carnarvon, hal nahas juga terjadi di kampung halamannya di Inggris. Anjing Carnarvon bernama Susie yang ada di rumahnya disebut mengaum panjang sebelum akhirnya mati. Publik lantas menganggapnya sebagai kutukan, meski si anjing mati akibat keracunan darah setelah digigit nyamuk.

2. Kematian Massal Tim Penggalian Makam Raja Firaun 'Tutankhamun' 

Misteri Kutukan Mayat Mumi Makam Raja Firaun Tutankhamun di Mesir Mummy

Rumor adanya kutukan Raja Tut semakin gencar setelah dalam kurun 12 tahun pasca penggalian, belasan orang tim penggalian meninggal secara mengejutkan dan tiba-tiba.

Kematian pertama dialami oleh Pangeran Ali Kemal Fahmy yang ditembak mati istrinya di tahun 1923 setelah mengunjungi makam Raja Tut. Di tahun 1928, Arthur Mace, anggota tim penggalian meninggal tanpa alasan jelas. Tahun 1924, Sir Archibold Douglas-Reid, ilmuwan yang melakukan penelitian sinar-X pertama pada mumi Raja Tut meninggal akibat penyakit misterius. Sekertaris Howard Carter, Richard Bethell, ditemukan tewas di kamarnya tahun 1929.

Selain deretan korban di atas, masih ada beberapa kematian dari keluarga orang-orang yang terkait langsung dengan penggalian makam Raja Tut.

Category: Misteri Mistis MitosTags:
Jayabet