Lomba Karapan Kelinci Balap di Madura Semakin Digemari

klg asli

Foto Lomba Karapan Jenis Kelinci Balap di Madura

Wartainfo.com - Pulau Madura terkenal dengan tradisi Karapan sapi maupun karapan kambingnya. Namun bagaimana jika kelinci yang dikenal berlari pelan diadu kecepatannya? Kelinci yang biasanya malas berlari dan hanya lompat-lompat kecil. Namun di Madura, Jawa Timur kelinci justru bisa berlari kencang.

Ya, itulah karapan kelinci yang digelar warga Madura setelah masa panen padi usai. Karapan kelinci digelar di tegalan kosong dengan lintasan sepanjang 100 x 4 meter. Agar kelinci tidak berlari ke pinggir, di sisi lapangan ditutup kayu atau bilik.

Video Foto Lomba Karapan Kelinci di Madura Jenis Ciri-Ciri Jamu doping Perawatan Kelinci Balapan

Sebelum kelinci dilepas untuk diadu kecepatannya, pendukungnya membunyikan kaleng bekas untuk membuat kelinci kaget dan berlari menuju garis finish. Kelinci yang tiba di garis finish lebih awal dinyatakan sebagai pemenang.

Agar bisa memiliki kelinci yang bagus, para penggemar karapan ini harus memilih bibit terbaik lebih dahulu. Kelinci liar yang hidup di perbukitan menjadi incaran utama. Kelinci jenis ini sudah pasti berlari kencang karena terbiasa berburu makanan di alam bebas dan berlari dari kejaran predator.

Foto Video Tradisi Lomba Karapan Kelinci di Madura, Jamu Doping Perawatan Ciri Jenis Kelinci Balap

Namun jika sulit menemukan kelinci liar, bisa juga mencari kelinci muda yang dijual di pasar dengan catatan kaki belakang kelinci lebih panjang dari biasanya.

Ciri lain kelinci yang boleh diadu kecepatannya yakni memiliki bentuk telinga yang panjang serta otot tubuh yang padat. Jika kelinci dengan ciri di atas sudah di dapat maka mulailah dilatih. Kelinci yang pernah juara harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Harga yang fantastis. Padahal harga kelinci di pasar tradisional hanya Rp 30 ribu.

Video Foto Lomba Karapan Kelinci di Madura Jenis Ciri-Ciri Jamu doping Perawatan Makanan Pakan Kelinci Balapan

Untuk menjaga kesehatan, kelinci-kelinci balap ini divaksinasi. Biaya perawatan kelinci balap cukup menguras kocek. Saban bulan pemilik kelinci balap minimal menghabiskan dana Rp 100 ribu. Tiap pagi dimandikan dan bulunya dikeringkan. Bahkan kelinci ini diberi minum aneka jamu atau minuman penambah stamina. semisal, susu plus madu, dan minuman suplemen yang banyak dijual di kafe-kafe.

Di Madura, karapan kelinci mulai diperkenalkan oleh penggemar hewan kelinci di kabupaten Sampang pada sekitar tahun 1990-an. Awalnya karapan ini, hanya digelar setiap musim kemarau, setelah musim panen tembakau. Setelah menyebar luas di Madura, kerapan kelinci bukan lagi digelar setiap setahun sekali, tapi menjadi setiap pekan. (wartainfo.com)

Video Lomba Karapan Kelinci di Sampang Madura Jawa Timur

Category: Foto Video, Tradisi BudayaTags:
Jayabet