Kisah Marita Lorenz, Agen Wanita Cantik CIA Tolak Bunuh Fidel Castro Karena Cinta

klg asli

berhasil

Foto Fidel Castro Muda Kuba and Marita Lorenz Istrinya Images Photos Pictures

Wartainfo.com - Fidel Castro, mantan presiden dan pemimpin revolusi komunis Kuba, telah meninggal dunia di usia 90 tahun pada Jumat malam 25 November 2016. Fidel Castro merupakan sosok yang sangat berpengaruh di Kuba. Pria kelahiran 13 Agustus 1926 itu telah memerintah negara tersebut selama 50 tahun sebelum akhirnya mundur pada 2008 dengan alasan kesehatan.

Namun di samping kegiatan politiknya, Castro dikabarkan memiliki hubungan dengan sejumlah perempuan. Bahkan, ia pernah menjalin hubungan dengan agen CIA yang nyaris mengancam nyawanya.

Pria kelahiran Biran itu dinilai sebagai sosok yang membawa pengaruh besar di negara tersebut. Di samping kegiatan politiknya, Castro dikenal sebagai womanizer atau playboy. Ia dilaporkan pernah menjalin hubungan dengan sejumlah perempuan dan memiliki banyak anak.

Dalam buku Without Fidel: A Death Foretold in Miami, Havana and Washington yang terbit pada 2009, Ann Louise Bardach mengklaim bahwa Castro memiliki setidaknya 10 anak. Sementara itu ketika ditanya berapa jumlah anak yang ia punya oleh Vanity Fair, Castro tersenyum dan menjawab, "hampir satu suku".

Meski memiliki hubungan dengan sejumlah perempuan, nama Marita Lorenz mungkin menjadi salah satu yang cukup dikenal. Kisahnya bersama Castro bermula pada Februari 1959, ketika kapal pesiar ayahnya, MS Berlin, berlabuh di Havana, Kuba.

"Ia berusia 33 tahun, dengan mata berbinar," tutur Marita Lorenz saat melihat Fidel Castro. "Dan itu saja. Aku tersesat dalam cinta," ujar dia kepada CIA Declassified, film dokumenter produksi History Channel.

Profil Biografi Photos Marita Lorenz istri Fidel Castro Images Pics Agen Rahasia Wanita Cantik CIA

Marita Lorenz, agen cantik CIA yang ditugaskan untuk membunuh presiden Kuba Fidel Castro

Sekembalinya ke New York beberapa hari kemudian, ia menerima banyak panggilan dan undangan untuk kembali ke Kuba oleh Castro. Marita pun memenuhi undangan tersebut dan tinggal di apartemen milik Castro. Dua bulan kemudian ia hamil. Namun, kebahagiaannya tak berlangsung lama.

Ketika minum segelas susu saat sudah hamil besar, tiba-tiba ia tak sadarkan diri. Sewaktu bangun, Marita merasakan sakit yang teramat sangat dan menyadari bahwa bayi yang dikandungnya telah tiada.

Marita mengklaim telah dibius oleh CIA sebelum organisasi itu menginduksi persalinan dan mencuri bayinya. Namun menurut Vanity Fair, tidak ada bukti bahwa bayi telah lahir, dan hingga saat ini tidak jelas apakah Marita melakukan aborsi atau mengalami keguguran.

Category: Dunia, InternasionalTags:
Jayabet