Kisah Nyata di Balik 5 Film Horor Hantu Terseram Yang Menakutkan

2. The Conjuring 2 (2016)

Foto Sinopsis Cerita Menakutkan The Conjuring 2 (2016) Movie Poster Pics Film Horor Barat Terbaik yang Diangkat dari Kisah Nyata Paling Terseram di Dunia 2017

Film The Conjuring 2 terinspirasi kisah "Enfield haunting" yang menjadi perhatian masyarakat Inggris antara 1977-1978.Peristiwa aneh kala itu terjadi sebuah rumah berlantai dua di Brimsdown, Enfield, Inggris.

Pada Agustus 1977, hal aneh menimpa keluarga penghuni rumah itu: furnitur bergerak sendiri; sarung tangan oven meledak dan terbakar; mainan dan batu yang dilemparkan entah oleh siapa; suara-suara aneh, anak-anak dalam keluarga tersebut bahkan melayang (levitation).

Aktivitas yang tak mampu dijelaskan dengan nalar tersebut berlangsung selama 18 bulan. Hingga suatu ketika, sang ibu Peggy Hodgson memanggil polisi ke rumah sewaannya, setelah dua dari empat anaknya melapor bawah barang-barang bergerak sendiri dan ada suara ketukan di dinding.

Namun, polisi tak bisa berbuat apa pun. Anggota polisi, Constable Carolyn Heeps mengaku menemui hal yang luar biasa di rumah itu. Ia mendengar ketukan di dinding, yang tak diketahui apa penyebabnya.

"Kemudian anak tertua keluarga itu menunjuk kursi dekat sofa. Saya kemudian melihat kursi itu meluncur di lantai. Pindah sekitar 3-4 kaki lalu diam," ucap dia. Kursi itu pun diperiksa, tapi alasan benda itu bisa berpindah tetap tak diketahui.

Polisi kemudian mengatakan, mereka sama sekali tak bisa membantu sebab tidak ada bukti kejahatan. Karena polisi dan pemuka agama dianggap tak bisa menanganinya, Peggy Hodgson kemudian meminta bantuan masyarakat.

Mereka mengontak tabloid The Mirror yang mengirimkan Graeme Morris, yang mengabadikan foto-foto yang menunjukkan Janet terlempar dan tubuhnya terangkat ke udara.

Photo Janet Hodgson The Conjuring 2 (2016) Movie True Story, Film Horor Barat Hollywood Terbaik Menakutkan yang Diangkat dari Kisah Nyata Paling Terseram di Dunia 2017

Foto Janet Hodgson dalam peristiwa Enfield yang diangkat dalam film The Conjuring 2 (Movie Pilot)

Sebagian besar gambar diambil dengan kamera statis yang mengambil gambar setiap 15 detik. Dalam wawancara dengan BBC pada 2011, Morris meyakini kedua anak perempuan keluarga Hodgson benar-benar kesurupan.

"Anda harus melihat sendiri untuk bisa percaya," kata dia. "Mereka membatu, benar-benar ketakukan."

Suatu hari, saat mengunjungi rumah tersebut, Morris mengaku sepotong lego terlempar ke kepalanya. Meski hanya potongan kecil plastik, benda itu bisa menghantam dengan keras, cukup kuat untuk menimbulkan benjolan.

Banyak orang pada saat itu menganggap segala kisah itu bohong belaka alias hoax. Namun bukti rekaman, foto, dan keterangan saksi-saksi independen memperkuat keterangan keluarga Hodgson.

Salah satu rekaman mengerikan keluar dari mulut Janet Hodgson. Suara bocah perempuan yang nyaring itu tiba-tiba menjadi kasar, khas suara pria dewasa.

"Tepat sebelum mati, aku menjadi buta, mengalami perdarahan dan meninggal di kursi," kata suara itu. Peneliti dari Society for Physical Research (SPR) menyimpulkan bahwa Janet menjadi perantara arwah jahat Bill Wilkins.

Dalam sebuah wawancara 2012 dengan ITV, Janet diminta untuk menjelaskan bagaimana perasaannya saat "arwah" Bill berbicara melalui dirinya.

"Ketika suara Bill Wilkins keluar dari mulut saya, rasanya seperti datang dari belakang, bukan dari dalam diri saya," katanya. Skeptisisme selalu membayangi kisah Enfield. Janet belakangan mengakui bahwa dia memalsukan "2 persen" dari fenomena tersebut.

"Anda pasti bosan dan frustrasi, semua orang yang datang dan pergi," kata dia kepada Telegraph pada tahun 2012.

3. Amityville Horror (2005)

Photos Amityville Horror (2005) House Movie Story Cerita Kisah Nyata Rumah Hantu Terangker Paling Seram Terkenal di Dunia

Photo Amityville, rumah berhantu yang terkenal paling angker di Amerika Serikat ( The Amityville Horror 1979)

Selain kemegahannya, rumah besar bergaya kolonial Belanda di tepi danau yang beralamat di 112 Ocean Avenue, Amityville, New York, tak banyak menarik perhatian. Hingga sebuah peristiwa besar terjadi di dalamnya: pembunuhan massal.

Pada 13 November 1974 sekitar pukul 18.30, Ronald "Butch" DeFeo Jr menyeruak masuk ke Henry's Bar. Membawa kabar buruk. "Seseorang menembak ibu dan ayahku," teriaknya, panik, seperti dikutip dari situs New York Daily News. Kehebohan pun terjadi. Orang-orang sontak menghambur dari tempat nongkrong itu, menuju lokasi.

Pemuda yang kala itu berusia 23 tahun juga melapor ke aparat. Ia mengaku menemukan jasad ayah dan ibunya di dalam kamar di lantai 2. Petugas Kepolisian Suffolk County menerima laporannya pada pukul 18.35.

Saat polisi tiba di lokasi kejadian, Ronald Jr juga mengaku menemukan jasad adik-adiknya di kamar lainnya. Total korban berjumlah enam orang: Ronald J DeFeo (43); sang istri, Louise(42); dua anak laki-laki: John (9) dan Mark (12); serta dua putri mereka: Allison (13) dan Dawn (18). Semua dengan luka tembak.

Sinopsis Cerita Asli Menakutkan Amityville Horror (2005) True Story Film Horor Barat Terbaik yang Diangkat dari Kisah Nyata Paling Terseram di Dunia 2017

Rumah Amityville tersebut merupakan saksi bisu pembunuhan sadis yang dilakukan Ronald DeFeo.

Aparat yang menyisir rumah tak menemukan tanda-tanda perlawanan. Korban diduga dihabisi dalam kondisi terlelap. Senjata si pembunuh juga raib.

Setelah pengujian post-mortem dilakukan, para korban dinyatakan telah meninggal dunia setidaknya sejak pukul 07.00. Si sulung, Ronald DeFeo Jr adalah satu-satunya anggota keluarga yang selamat.

Simpati pun mengalir bagi pemuda yang kehilangan seluruh anggota keluarganya sekaligus. Namun, dua hari kemudian ia digiring polisi dalam kondisi tangan terborgol. Setelah diinterogasi selama 20 jam, Ronald Jr akhirnya mengakui bahwa dia yang menembak ayah, ibu, dan adik-adiknya.

Selama penyelidikan dan persidangan, rumah Amityville dibiarkan kosong. Lalu, 13 bulan kemudian, kepemilikannya berpindah tangan ke George Lutz yang pindah bersama istri dan tiga anaknya pada Desember 1975.

Harga rumah besar yang jadi lokasi pembunuhan itu jatuh, "hanya" US$ 80 ribu. "Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," kata George Lutz soal kediaman barunya yang megah.

Pada hari pindah, mereka mengundang seorang pemuka agama untuk memberkati rumah itu. Kata Lutz, tamunya itu mengaku tangan tak terlihat memukulnya di ruang menjahit.

Pemuka agama itu, ucap Lutz, juga mendengar suara tanpa raga. "Pergi dari sini!" entah dari siapa kalimat itu terucap. Ia mengalami perasaan aneh mirip gejala flu dan tangannya tiba-tiba mengeluarkan darah. Meski demikian, keluarga itu akhirnya menetap di rumah itu dan mengaku menemui sejumlah hal mistis.

Category: Film MovieTags: