Dhanielle Daphne, Pesepakbola Cantik Gelandang Timnas Putri di Asian Games 2018

Dhanielle Daphne Gelandang Serang Timnas Wanita Indonesia

Wartainfo.com - Dhanielle Daphne, gadis cantik yang menjadi pilar di skuat Timnas sepakbola putri ke Asian Games 2018. Dia memiliki segudang prestasi, bahkan saat bersama Timnas putra.

Minimnya pemain putri beberapa tahun lalu membuat Dhanielle Daphne mau tak mau bergabung dengan pesepakbola laki-laki. Persaingan itu dianggap wajar dan biasa saja. Toh, pemain 18 tahun itu bisa bersaing dan menjadi skuat Timnas U-12 ke Osaka.

Barulah setelah memasuki usia di bawah 15 tahun terbentuk tim putri. Perempuan yang akrab disapa DD itu kian yakin untuk terus serius dengan sepakbola.

Pemain kelahiran Jakarta 18 tahun silam itu itu terlatih dengan tekel-tekel pemain putra. Dhanielle bersikukuh berlatih sepakbola kendati kedua orang tua melarangnya. Bungsu dua bersaudara itu melampiaskan kekecewaannya dengan mengintip lapangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan berlatih sepakbola di ekstrakurikuler sekolah. Cara itu membuat Dhanielle mampu meluluhkan larangan orang tuanya itu.

Profil Biodata Foto Dhanielle Daphne Timnas Putri Indonesia

Dhanielle Daphne, gelandang serang Timnas Putri Indonesia (foto: @dhanielledaphne/Instagram)

"Orang tuaku enggak ada yang setuju aku bermain bola. Aku maksa biar dikasih izin. Pas kelas 4 SD, aku boleh ikut tim sekolah, tapi tim futsal," kata Dhanielle dalam wawancara One on One.

Baca juga: Portia Louise Fischer, Pemain Sepakbola Cantik Timnas U-16

Sedikit celah didapatkan DD, sapaan karib Dhanielle, setelah bergabung dengan tim futsal di sekolah itu. Orang tuanya mulai membuka diri dan menerima DD berbakat di sepakbola.

"Pelatih bilang aku punya bakat dan aku dimasukkan ke tim utama. Pelatih juag mengatakan kepada orang tuaku kalau aku punya bakat dan memiliki keseriusan di sepakbola. Akhirnya, orang tuaku mengizinkan (bermain bola)," ujar Dhanielle Daphne.

Foto Dhanielle Daphne InstagramBiodata Dhanielle Daphne Gelandang Serang Timnas Putri

Tapi, DD masih penasaran berat untuk mengasah kemampuannya di lapangan besar. Di atas rumput. Dia masih teringat hijaunya lapangan SUGBK yang tiap sore pernah ditengoknya. Juga gocekan pemain-pemain legendaris yang selalu ditontonnya sejak sebelum sekolah.

"Orang tuaku akhirnya mengizinkan berlatih sepakbola. Aku gabung dengan SSB GMSB di Kuningan, Jakarta Selatan," ujar DD.

Category: Olahraga, SportainmentTags: