5 Tradisi Masyarakat Indonesia Sambut Bulan Ramadhan

Tradisi Sambut Ramadhan Dandangan Kudus Indonesia

Wartainfo.com - Sebentar lagi, Bulan puasa akan segera tiba. Saat indah yang sangat dinantikan oleh seluruh Muslimin di seluruh dunia dengan penuh rasa gembira. Di dalamnya ada pengampunan, ada barakah, ada lailatul qadr dan ada kemenangan, insya Allah. Marhaban, ahlan wa sahlan ya Ramadhan!

Untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan, beberapa daerah di Indonesia punya tradisi yang khas dan sarat makna. Bulan Ramadhan hanya tinggal menghitung hari. Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali tradisi yang diadakan tiap daerah untuk menyambut datangnya bulan suci.

Baca juga: 6 Tradisi Unik Menyambut Bulan Puasa Ramadan di Indonesia

Selain sebagai tradisi yang menyatu dengan budaya, kegiatan ini juga menjadi hal yang menarik untuk dinikmati oleh wisatawan. Dikumpulkan wartainfo.com dari berbagai sumber, inilah beberapa tradisi sambut Ramadhan di berbagai daerah yang jadi atraksi wisata.

1. Tradisi santap daging bersama di Aceh

Tradisi santap daging di Aceh

Di mulai dari ujung barat Indonesia, Aceh punya cara sendiri untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Dua hari sebelum puasa, masyarakat Aceh akan melakukan tradisi Meugang.

Meugang adalah tradisi santap daging bersama yang sudah ada sejak 400 tahun yang lalu. Saat Meugang semua orang statusnya sama baik orang kaya ataupun miskin. Mereka semua beli daging untuk dimakan bersama keluarga. Tradisi Meugang ini sudah dilakukan sejak masa Sultan Iskandar Muda memimpin Aceh.

Kala itu, sebulan sebelum Meugang kepala desa sudah menerima surat untuk mendata warga miskin di desanya. Setelah sultan melihat semua data yang dikumpulkan, menjelang Meugang baru dikirim uang kepada warga untuk membeli hewan ternak.

Dalam literatur buku 'Singa Aceh', disebutkan bahwa sultan sangat mencintai rakyatnya baik fakir miskin atau pun kaum dhuafa. Orang tidak mampu kala itu menjadi tanggung jawab sultan. Dia kemudian mengeluarkan satu qanun yang mengatur tentang pelaksanaan Meugang.

Lambat laun, Meugang menjadi tradisi bagi masyarakat Aceh yang mayoritas Islam. Meski modelnya berbeda dengan masa kesultanan, makna terkandung di baliknya sama. Perayaan ini juga bagian dari kegembiraan menyambut Ramadhan.

2. Pawai Obor di Jawa Barat

Tradisi Ramadan Pawai Obor Ramadhan di Jawa Barat

Di Garut dan Kota Cirebon, pawai obor menjadi tradisi tahunan menyambut bulan yang dinanti-nantikan umat Muslim. Di Cirebon, ribuan warga berkumpul di depan Balai Kota Cirebon dan berkeliling kota membawa obor.

Sepanjang perjalanan masyrakat antusias berjalan meski rute yang dilewati cukup jauh. Sambil berjalan masyarakat terus mengumandangkan salawat dan takbir.

Bukan hanya di Cirebon, pawai obor juga digelar di Garut. Ribuan umat Muslim tumpah ke jalan. Sambil membawa obor, ribuan warga itu berjalan mengelilingi Kota Garut.

Sebelum pawai, massa Salat Isya berjamah di Masjid Agung Garut. Setelah itu mereka berkeliling, pusat perkotaan melalui rute Jalan Ahmad Yani, Jalan Guntur Melati, Jalan Pramuka, dan berakhir di Lapangan Alun-alun Garut.

Category: Serba - Serbi, Tradisi BudayaTags: